JEMBER – Sebagai upaya menjaga kondusifitas serta mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur kembali melakukan razia kamar hunian warga binaan, pada Minggu (08/02/2026).
Kegiatan razia melibatkan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal), bersama pejabat struktural, staf, dan jajaran pengamanan. Razia dilakukan secara menyeluruh dan humanis, diawali pemeriksaan badan warga binaan serta penggeledahan kamar hunian, mencakup tempat tidur, rak penyimpanan, hingga barang-barang pribadi secara cermat dan teliti.
Dari hasil razia, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak sesuai dengan ketentuan. Namun tidak ditemukan barang-barang terlarang seperti: handphone, narkotika, maupun senjata tajam. Seluruh barang hasil temuan langsung diamankan, didata, dan akan dimusnahkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Kalapas Jember menegaskan bahwa kegiatan razia ini merupakan tindak lanjut perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan, sebagai langkah preventif guna meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
"Kami akan terus berkomitmen secara penuh untuk melakukan pembenahan dari segala bentuk penyimpangan dan gencar melakukan penertiban terhadap barang-barang terlarang, guna mewujudkan "ZERO HALINAR" (Handphone, Pungli dan Narkoba) di Lapas Jember", tegas Kalapas._
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Jember, Shiddiq Nugroho menjelaskan bahwa, “Kegiatan razia ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini. Kami tidak memberikan toleransi terhadap masuknya barang-barang terlarang ke dalam Lapas, seluruh jajaran pengamanan siap menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas,” ujarnya.
Selain melakukan razia, Kalapas juga memberikan pengarahan dan motivasi kepada warga binaan agar senantiasa mematuhi peraturan yang berlaku, menjaga kebersihan kamar hunian, dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan Lapas yang aman dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Lapas Jember dapat terus menjadi sarana pembinaan yang optimal bagi warga binaan, sekaligus mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Pemasyarakatan. (&).

0 Komentar